Jumat, 10 Januari 2014

# sudut pandang

WANITA KARIR VS IBU RUMAH TANGGA

Ketika sedang blogwalking, Fenny menemukan Giveaway “Don’t Worry to be a Mommy”.

Sumber gambar: IbuRumahTangga.com
Topik yang sangat bagus di tengah gejolak arus kampanye Ibu Bekerja Dari Rumah. Meskipun Fenny sendiri sekarang juga memilih menjadi Ibu Rumah Tangga dibanding berkarir di luar rumah, pendapat yang disampaikan sebagai jawaban untuk pertanyaan giveaway “Bagaimana pendapatmu tentang perempuan berkarier vs ibu rumah tangga?” sebagai berikut:

“Ibu, mengapa dulu ibu tidak menjaga ku sendiri ketika kecil. Ibu memilih bekerja. Tidak inginkan ibu melihat aku dan kakak tumbuh?”

Si ibu tersenyum lalu berkata, “Apakah dengan ibu bekerja kamu dan kakak merasakan kekurangan? Apa rasa sayang ibu setiap harinya kurang?”

Si anak tersenyum dan menggeleng. Si ibu tersebut adalah salah satu guru Fenny ketika di SMA. Menjadi seorang guru itu berarti beliau berkarir di luar rumah.

Bisa jadi si anak telah membaca profil ibu Ainun atau ibu-ibu yang lain yang memilih bekerja dari rumah dan mampu mengantarkan anak-anaknya mencapai sesuatu yang dibilang KESUKSESAN.

Mencerna apa yang di sampaikan si Ibu, Fenny menarik kesimpulan bahwa tidak lah salah memilih menjadi ibu Rumah Tangga atau ibu Karir. Sii Ibu yang notabene seorang guru dan berkarir di luar rumah tetap bisa mendampingi si anak hingga dewasa dan mapan, sosok ibu yang lain yang berkarir dirumah juga bisa.

Disisi lain, ada banyak pula wanita karir maupun ibu rumah tangga yang tidak bisa mendidik anak. Jadi yang terpenting adalah bagaimana menjadi IBU yang mendidik anak sepenuh hati.

Semua wanita berhak memilih mau menjadi wanita karir atau ibu rumah tangga, yang terpenting jangan memilih untuk tidak menjadi ibu karena KEKHAWATIRAN yang berlebihan. So … Don’t Worry to be a Mommy”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)

Follow Us @soratemplates