Senin, 21 September 2015

# tutorial # tutorial blogging

Beda Custom Domain, Domain Forwarding dan URL Masking

"Mbak, blogku sudah jadi .com tapi koq jadi begini ya, kalau mau share artikel cuma muncul url xxx.com aja"
Curhatan salah seorang klien desain blog itu membuat Fenny penasaran. Setelah Fenny buka blognya dan di analisis *tsah* akhirnya ketemu permasalahannya. Domain yang terpasang di blogspot itu ternyata hanya di URL Masking, bukan di Custom Domain sesuai keinginan klien Fenny. Langsung saja Fenny tawarin transfer domain ke jasa penyedia domain yang terpecaya sekaligus setting ulang. Klien pun mengiyakan dan terjadilah transfer domain berikut custom domainnya. Kini domain blog itu sudah berfungsi seperti keinginan klien. Selain URL Masking dan custom domain, ada juga domain forwarding.

sumber gambar www.aqusagtechnologies.com
Lalu, apa beda Beda Custom Domain, Domain Forwarding dan URL Masking?

Ketiganya sama-sama menggunakan domain berbayar yang diperuntukkan untuk dipasang di sebuah platform blog/web atau url tertentu. Namun ketiganya memiliki perbedaan fungsi mendasar. Tentu saja setting ketiganya juga berbeda.

Berdasarkan fungsinya, beda Custom Domain, Domain Forwarding dan URL Masking adalah
  • Custom domain berfungsi layaknya domain yang terpasang secara utuh pada sebuah blog atau web. Contoh yang paling umum adalah custom domain blogspot dengan TDL .com. Nantinya alamat blogspot yang awalnya ABCD.blogspot.com akan menjadi ABCD.com. Ketika di klik artikel, maka artikel dalam blog/web yang di custom domain akan memiliki url unik masinng-masing, contohnya http://ABCD.com/2015/08/bacalah-al-fajr-hani-ar-rifai-getarkan.html
  • Domain Forwarding digunakan untuk mengganti, menutupi atau menambahkan alamat domain menuju link tertentu tanpa menghilangkan link yang di tuju. Contohnya domain forwarding EFGH.com ke blablabla.com. Ketika orang ketik di browser EFGH.com maka akan terbuka link blablabla.com, bukan EFGH.com lagi yang tertera di browser.
  • URL Masking biasanya digunakan untuk menutupi URL tertentu tanpa menunjukkan link tujuan aslinya. Misal link ddd.blogspot.com di URL Masking dengan domain HIJK.com. maka ketika di cari HIJK.com, pencari akan mendapati halaman yang memiliki link ddd.blogspot.com namun yang tertera di browser tetap HIJK.com.
Dari penjelasan diatas, terlihat jelas bukan beda Custom Domain, Domain Forwarding dan URL Masking? Semoga informasi ini bermanfaat.

4 komentar:

  1. Nambah kosakata perblogan lagi nih mak. Kmrn cm tau custom domain sama domain forwarding. Skrg nambah domain masking. Xixi

    BalasHapus
  2. Masih susah dipahami yang kedua dan ketiga

    BalasHapus

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)

Follow Us @soratemplates