Minggu, 15 November 2015

Oleh-Oleh Khas Korea dari Sahabat Maya

Satu sachet masker wajah dan guci mungil untuk minum arak teh terulur setelah Fenny selesai meletakkan bawaan di kursi. Fenny menatap wajah teman yang mengulurkan kedua benda bertuliskan huruf Korea itu.

“Inih, katanya mau oleh-oleh dari Korea?”, selidiknya genit sambil senyum-senyum, “Tar aku berubah pikiran lho kalau ga diambil-ambil”.

Spontan Fenny langsung meraih kedua benda itu.

“Idiiih, mau doooong. Siapa juga yang menolak oleh-oleh khas Korea yang cantik begini”, jawab Fenny dengan riang. Kami berdua pun tertawa di ikuti beberapa orang yang ada di ruangan.

Ceritanya salah seorang sahabat maya Fenny itu memang baru saja pulang dari Korea. Tugas Negara kampus yang membawanya kesana. Sebagai ketua UPT bidang kerjasama luar negeri, tidak heran jika ia memang mendapat tugas untuk keluar negeri gratis. Seperti halnya ketika Ia ke Busan, Korea beberapa waktu yang lalu.

Layaknya sahabat maya yang suka basa-basi lewat chit chat, Fenny pun melayangkan pernyataan klasik. “Jangan lupa oleh-olehnya yaaa …”, demikian ujar Fenny saat mengetahui Ia berangkat.

Kini Ia memang tak lagi sekedar sahabat maya. Pertemuan gathering blogger beberapa bulan sebelumnya telah membuat kami berdua dekat. Lebih-lebih dengan proyek bersama yang kami garap, kami tak lagi sekedar menjadi sahabat maya. Kami seperti saudara. Namun karena jarak yang memisahkan hingga paling kami hanya bertemu sebulan sekali untuk membahas proyek, predikat sahabat maya menjadi lebih tepat untuk menggambarkan keseruan chit chat kami melalui aplikasi messenger online.

Ketika mendapat oleh-oleh khas Korea berupa masker wajah dan guci cantik, Fenny sudah luar biasa senang. Tidak terfikirkan sebelumnya mendapat oleh-oleh seperti itu. Lebih-lebih Fenny bukanlah penggemar Korea yang fanatik jadi ketika meminta oleh-oleh pun tidak terlintas permintaan khusus berupa apa oleh-oleh yang diinginkan.

Ngomong-ngomong tentang Korea,  Fenny paling suka mengikuti tren fashion Korea. Salah satu koleksi fashion Sweater Rajut Wanita. Modelnya lucu-lucu dan harganya biasanya terjangkau. Untuk masalah fashion, model baju Korea memang memiliki banyak peminat. Entah itu yang asli impor atau asli buatan local. Selama Fenny berselancar di dunia perbelanjaan online, jarang sekali menemukan yang asli impor. Seringnya menemukan model gambar yang asli Korea tapi barangnya produksi local. Meskipun kadang ada sedikit perbedaan, Fenny cukup puas kalau belanja fashion model Korea.

Cantik aku atau sweater rajut wanitanya? (sumber gambar disini)
Selain masalah fashion, Fenny juga mengenal beberapa drama Korea yang berhasil membuat banyak orang Indonesia termehek-mehek. Bahkan ada yang saking fanatiknya sama Korea, teman Blogger Fenny ada yang bisa ke Korea gratis sampai tiga kali berkat kegilaannya dengan drama Korea. Berkaitan dengan drama Korea, Fenny jadi ingat pernah 3 hari berturut-turut nongkrong di rumah teman seharian demi melihat drama Korea. Sebenarnya bukan karena suka drama Korea tapi karena kurang kerjaan dan terlanjur penasaran sama ceritanya. 

Satu hal lagi yang Fenny tahu tentang Korea dan yang pasti banyak yang paham juga. Annyeong haseyo. Iya khaaaaan? Ucapan yang ternyata memiliki banyak arti tergantung penggunaannya ini memang fenomenal. Buktinya yang bukan pengemar segala sesuatu tentang Korea seperti Fenny aja paham.

Kembali ke masalah oleh-oleh khas Korea, Fenny senang sekali menerima oleh-oleh dari sahabat maya ini. Apalagi oleh-olehnya bisa banget dicoba untuk membuat wajah lebih kinclong. Gucinya juga unyu-unyu buat hiasan di meja kerja. Kalau ada yang pergi ke Korea lagi, mau banget deh dibawain oleh-oleh khas Korea yang berupa masker itu, hihihi

2 komentar:

  1. Waaah mau juga dong dapat oleh-oleh dari Korea. Senangnyaa...hihi..

    BalasHapus
  2. Paling seneng dpt oleh2 ramen korea enak banget :)

    BalasHapus

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)