Jumat, 04 Desember 2015

# sudut pandang

Bedah Buku, Membedah Kemustahilan

Fenny berbinar-binar melihat teman, hmmmm … lebih tepatnya sesama anggota komunitas menulis yang mengunggah foto bedah bukunya di salah satu toko buku besar di Semarang. Sebagai penulis baru yang karyanya baru saja terbit, Fenny ada keinginan bedah buku juga. Dengan semangat sepanas uap kukusan bolu, Fenny japri beliau via inbox dan … TIDAK ADA JAWABAN HINGGA POSTINGAN INI TERBIT.


Ihiks, rasanya jadi kayak kena uap panas kukusan bolu beneran. Panassss… tapi gak lama seh dipelihara itu efek sakit hati. Sekarang Fenny berfikirnya beliau khan penulis produktif jadi mungkin sibuk. Oke, next

Sebenarnya untuk urusan bedah buku, sudah ada tawaran dari penerbit. Penerbit yang notabene bertempat di Surabaya itu menawarkan acara disana demi alasan kemudahan pelaksanaan. Iya mudah untuk mereka tapi bagi Fenny yang saat itu ibu rumah tangga penuh waktu dirumah, yang ngandalin uang belanja dari suami, akomodasi ke Surabaya dari Klaten itu LUMAYAN besar. Belum lagi persiapannya. Belum lagi harus boyong suami. Duh, jadi berlipat-lipat biayanya. Saat proses pembuatan buku resep bertema bolu kukus karakter aja Fenny harus menggotong peralatan masak sendiri. Pihak penerbit juga memberi ide acara bedah buku sekaligus ada sesi demo masak karena buku Fenny bertema kuliner. Angkat tangan deh kalau harus bawa peralatan perang lagi dari Klaten ke Surabaya. Akhirnya terpendam dulu niat bedah buku.

Tapi do’a orang teraniaya bersungguh-sungguh memang di dengar. Selang beberapa waktu, naskah buku Fenny yang dikirim ke penerbit mayor lain di terima. Tidak tanggung-tanggung, penerbit itu masih satu group perusahaan dengan toko buku yang Fenny incar untuk bisa bedah buku disana. Bhuana Ilmu Populer, penerbit yang satu group dengan Gramedia lah yang menerima naskah buku Fenny. Setelah perjuangan setahun proses penyusunan naskah dan editing, di penghujung bulan November 2015 kemarin buku yang berjudul 3 Emak Keliling 3 Kota itu terbit. Horeeeee …



Sebelum buku terbit dan disalurkan ke seluruh jaringan toko buku Gramedia di Indonesia, Fenny sudah bisik-bisik duluan dengan editor Fenny. Bisik-bisiknya lewat email yang di CC ke temen-temen penulis lainnya soalnya Fenny menulis buku 3 Emak Keliling 3 Kota bersama dua teman, mbak Muna Sungkar dan mbak Ika Koentjoro. Fenny menyampaikan keinginan untuk mengadakan bedah buku di toko buku Gramedia. Editor ternyata langsung menyambutnya dengan antusias. Bahkan mungkin lebih antusias dibanding Fenny. Terbukti selama proses persiapan bedah buku yang sudah berlangsung hari Sabtu, tanggal 28 November 2015 kemarin itu lebih banyak peran aktif si mas editor yang sangat membantu Fenny. Meski tidak terbilang sukses karena peserta tidak sesuai harapan namun acara bedah buku berlangsung lancar dan seru. Lebih serunya lagi, Fenny dan teman-teman bahkan akan melakukan roadshow bedah buku di toko buku Gramedia di kota lainnya. Untuk kota Semarang sudah terjadwal hari Sabtu, 12 Desember 2015 sedangkan di Jogja kemungkinan di bulan Januari tahun depan.


Bagi orang lain mungkin acara bedah buku itu terlihat sangat sederhana. Namun bagi Fenny, bedah buku perdana kemarin menjadi bukti bahwa hal yang terlihat mustahil ternyata bisa diwujudkan dengan cara yang seringkali tidak terduga. Bahkan jika mau bersabar, ada aja orang yang bisa bantu mewujudkannya sehingga lebih mudah saat waktunya. Dan yang paling penting bagi Fenny adalah bisa membuktikan bahwa tanpa informasi dari teman pun Fenny bisa mengikuti jejaknya. Semoga ini juga menjadi pengingat bagi Fenny untuk selalu merespon siapa pun yang meminta informasi dengan sopan pada Fenny. Aamiin …

8 komentar:

  1. Nothing is impossible if we put all of heart to it ^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih sudah bantu mewujudkan mbak Muna :-*

      Hapus
  2. Buru2 cek inbox, ternyata ga ada inbox dari Fenny *berasa penulis produktif ajeh eykeh* :D Sukses ya Fen bedah bukunya. Aku malah flu nih, kayaknya ga bisa ikut gabung tar sore. Maapkeun yaah :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaa, mbak Rahmi memang produktif bangeeeet

      Hapus
  3. Sukses terus ya mba dan semakin produktif. Amin

    BalasHapus

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)

Follow Us @soratemplates