Kamis, 17 Desember 2015

# job review # sudut pandang

PGN Anti Korupsi - Tambah Pelanggan Rumah Tangga Menjadi Fokus PGN Selanjutnya

Sumber gambar: beritadaerah.co.id
PGN Anti Korupsi - Belum lama ini Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyerahkan surat keputusan penugasan kepada PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk mengolah serta mengoperasikan jaringan gas rumah tangga di 11 kota/kabupaten. Hal tersebut tentu disambut hangat oleh PGN sebagai satu-satunya badan usaha yang bergerak dibidang penyaluran gas bumi di Indonesia.
Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso menjelaskan bahwa beberapa kota yang menjadi sasaran kementerian ESDM tersebut adalah Blora, Cirebon, Semarang, Bogor, Depok dengan jumalah sambungan rumah tangga sebesar 4.000. kemudian DKI Jakarta dengan 5.234 sambungan rumah tangga, Palembang dengan 3.311 sambungan rumah, Sorong dengan  3.898 sambungan, Palembang dengan 3.311 sambungan dan Surabaya dengan 2.900 sambungan rumah tangga.

Sebagai komitmen dalam menyambut kepercayaan yang telah diberikan Kementeritan ESDM pada PGN, perusahaan milik negara tersebut tengah berencana untuk mengembangkan jaringan-jaringan baru pada wilayah yang sebelumnya belum sempat terjamah oleh jaringan baru sambungan rumah tangga tersebut. Jaringan gas bumi yang disebut-sebut lebih murah jika dibandingankan dengan gas elpiji tersebut akan diperluas dengan beberapa langkah yang sudah direncanakan oleh PGN.

Cara pertama yang telah dipersiapkan oleh PGN adalah dengan membuat sendiri jaringan gas rumah tangga tersebut. Artinya, semua hal terkait dengan modal dan juga investasi maupun hal-hal lain disekitarnya akan didanai oleh PGN sendiri. Sebagai sektor dengan pelanggan terbesar seperti yang dituturkan oleh Hendi Prio Santoso, rumah tangga akan menjadi fokus utama PGN dalam pengembangan jaringannya.

Cara pertama ini sudah dipraktekan di berbagai wilayah yang sebelum sudah terjangkau jaringan sambungan rumah tangga ini seperti beberapa wilayah di pulau jawa meliputi Jawa tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan DKI Jakarta, wilayah Kepulauan Riau dan juga dua wilayah di Sumatera yaitu Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Dalam prakteknya, gas bumi tidak hanya disalurkan melalui pipa-pipa PGN saja yang telah tersambung dengan sumber gas di perut bumi namun juga dilakukan pendistribusian dengan bentuk Clustering CNG yang diankut menggunakan truk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)

Follow Us @soratemplates