Senin, 04 Januari 2016

Internet, Surganya Inspirasi Profesi Wanita Bekerja

Fenny dibesarkan di keluarga yang nasionalis demokratis. Apapun keinginan Fenny, asal tidak melanggar norma-norma yang berlaku sudah pasti diijinkan. Termasuk keinginan Fenny untuk berkelana sendirian. Sejak SMP Fenny bolak-balik ke Yogyakarta naik bus sendirian. Saat itu kakak memang sedang kuliah di kota pelajar itu. Ketika kakak bekerja di Jakarta, Fenny juga beberapa kali menyambanginya sendirian.  Untuk urusan akademis pun Fenny sudah melakukannya sendiri sejak SMA sampai mendaftar kuliah di perguruan tinggi negeri di Semarang. Pada akhirnya itu semua membentuk kemandirian dalam diri Fenny. “Kemandirian” ini akhirnya menjadi bumerang dalam rumah tangga Fenny. 



Seringkali Fenny dan suami debat karenanya. Suami memahami betul perannya sebagai suami yang kelak dimintai pertanggungjawaban atas kelakuan istrinya, termasuk ketika kegiatan istri di luar rumah. Meski tidak bekerja kantoran, Fenny terbiasa aktif di berbagai kegiatan dan terbiasa menyelesaikan urusan di luar rumah sendirian. Suami menginginkan Fenny beraktivitas di luar rumah dengan pendampingannya. Tentu saja ini membuat Fenny merasa terhambat. Apalagi jadwal kegiatan suami yang tidak kalah padat dan jam “sadar” yang berlawanan menyulut bentrok antara Fenny dan suami. Berkali-kali suami megingatkan tentang kemuliaan wanita yang menjaga diri untuk lebih banyak dirumah dan keluar dengan didampingi mahramnya. Awalnya sulit bagi Fenny menerima. Seiring berjalannya waktu, Fenny jadi bisa ikut memahami dan merasakan manfaatnya.

Topik ini diangkat menjadi sebuah tema film layar lebar berjudul Hijab. Film besutan Hanung Bramantyo ini menyorot kebutuhan eksistensi wanita yang sudah bersuami. Terlepas dari kontroversi yang menerpa film ini, Fenny menyukai cara yang ditempuh para istri sebagai bentuk “protes” terhadap suami-suaminya. Membuka toko online dimana produk pasmina andalan istri Hanung Bramantyo, Zaskia Adya Mecca ikut nampang. Usaha yang kini bak jamur di musim hujan ini memang memungkinkan wanita bekerja tanpa harus sering keluar rumah. Tentunya cocok untuk para muslimah. Penghasilan dapat, kemulian terjaga. Kemuliaan apa itu?

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu bershias dan (bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah dahulu, dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (Q.S. Al-Ahzaab ayat 33)

Jelas sekali perintah Allah untuk menyarankan wanita untuk lebih banyak dirumah mengingat wanita lebih rentan terhadap resiko di luar rumah, termasuk di dunia kerja. Tersirat juga bahwa Allah menjanjikan kemulian dalam bentuk pencegahan dosa yang bisa jadi dilakukan wanita di luar rumah. Subhanallah …

Tapi, apakah hanya membuka toko online yang bisa mengakomadasi wanita bekerja dirumah? Bersyukurlah ada internet. Perkenalan Fenny dengan internet tahun 2009 membuka mata akan banyak hal yang bisa diperoleh dari internet, termasuk uang. Ketika aktif berkomunitas di dunia maya, Fenny juga mengenal banyak wanita bekerja dari rumah memanfaatkan internet yang bisa jadi sumber inspirasi profesi. Ngulik satu per satu yuk …
  • Print planner designer
Mak Rina Shelomita dengan cutecoconutshop-nya menyediakan aneka print planner yang cakep dan customize. Pemasarannya lewat internet lhoo..
  • Baking trainer
Fenny mengenal mbak Vita Citra di facebook dan belakangan ini mbak Vita membuka kursus baking roti manis secara online. Kereeen…
  • Kursus menjahit online
Kursus menjahit online ini dipelopori mbak Istofani dengan fitinline-nya. Gebrakan ini membawa mbak Istofani jadi salah satu finalis Kartini Next Generation. Salut …
  • Pelatihan manajemen rumah tangga online
Menjadi istri dan ibu memang memerlukan pembelajaran yang memadai supaya bisa “profesional”. Ini lah peluang yang ditangkap ibu Septi Peni Wulandari dengan mendirikan Institut Ibu Profesional. Pelatihannya melalui webinar.
  • Blogger
Job review dan mengikuti lomba blog jadi sesuatu yang menyenangkan untuk mendapatkan uang bagi para blogger. Seringkali hasil yang didapat jumlahnya tidak main-main, seperti mbak Ery dengan BibiTitiTeliti-nya.
  • Freelance writer
Wartawan yang akhirnya nyemplung jadi freelance writer ini dilakoni oleh mbak Wuri Nugraheni. Profesi awal yang mengharuskan di luar rumah kini berganti dengan profesi yang bisa dilakukan dirumah.
  • Penulis
Jadi penulis itu sekarang dimanjakan dengan adanya internet. Referensi bisa dengan googling. Mengirimkan naskah bisa dengan internet. Promosinya pun bisa melalui internet seperti yang Fenny lakukan dengan mengadakan #selficontest bareng  buku Bolu Kukus Karakter di toko buku.
  • Homeschooling trainer
Rumahinspirasi(dot)com menjadi tempat mbak Mira Julia dan suaminya berbagi pelatihan menjalankan homeschooling. Materi bisa diundah melalui internet. Secara berkala mbak Mira juga membuka pelatihan dengan webinar.
  • Social media specialist
Social media alias jejaring sosial yang jumlahnya segambreng di internet ini memang memberikan banyak jenis profesi baru, salah satunya social media specialist seperti yang dilakoni mak Indah Julianti Sibarani. Beliau menjalani profesinya juga dari rumah saja meskipun menghandle jejaring sosial brand ternama.

Sebenarnya masih banyak inspirasi profesi untuk wanita bekerja melalui internet. Tidak salah khan kalau Fenny mengatakan internet surganya inspirasi profesi wanita bekerja. Fenny sendiri sudah menjabani dari mulai toko online, blogger, penulis, pengelolaan toko online dan media sosial klien. Profesi terakhir ini Fenny jalani di bawah naungan BiruLAUTAN yang digawangi oleh suami sendiri.

Seru khaaan? Penghasilan dapet, pahala “nurut suami” dapet, kemuliaan pun terjaga. Semoga inspirasi profesi ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)