Jumat, 15 Juli 2016

Inilah Pajak yang Harus Di Bayar Pemilik Rumah atau Apartemen, Sudahkah Anda Membayanya?

Sebagai orang yang memiliki rumah, ternyata anda tidak hanya disibukkan dengan pembayayaran rutin listrik dan air. Ketika anda sudah menempati sebuah rumah, ternyata anda juga harus memikirkan dan membayar pajak untuk properti yang ada dirumah anda, pajak apa sajakah yang harus di tunaikan oleh pemilik rumah? Berikut ini adalah pajak-pajak properti yang harus dibayar pemilik rumah:


1. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Pajak properti yang harus dibayar pemilik rumah salah satunya adalah pajak pertambahan nilai, pajak ini adalah pajak yang dikenakan kepada pemilik rumah yang membeli property dengan harga diatas 36 juta. Besar pajak yang diambil yaitu kisaran 10% dari nilai transaksi.

2. Bea Balik Nama (BBN)

Selanjutnya pajak properti yang harus dibayar pemilik rumah atau sewa apartemen adalah pajak bea balik nama. Pajak bea balik nama ini biasanya dibayarkan oleh pembeli untuk proses balik nama property sertifikat, dari pihak penjual. Untuk pajak ini biasanya ditanggung oleh developer ketika anda membelinya dari developer, akan tetapi jika anda membelinya secara perorangan maka biaya balik namanya pun akan ditanggung sendiri. Untuk besaran pajak bebabalik nama ini dimasing-masing daerah berbeda tetapi rata-rata 2% dari nilai transaksi.

3. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

Untuk selanjutnya, pajak properti yang juga harus dibayarkan oleh pemilik rumah adalah pajak bumi dan bangunan. Pajak bumi dan bangunan ini dipungut setiap satu tahun sekali, bagi setiap pemilik rumah hendaknya mengerti dan mengetahui jadwal pembayaran pajak yang satu ini. Ketentuan dari membayar pajak ini juga sudah ditetapkan berdasarkan Undang-Undang No.12 Tahun 1985 dimana batas nilai minimal yang harus dibayar pemilik rumah adalah 8 juta.

4. Bea Perolehan Hakatas Tanah dan/atau Bangunan (BPHTB)
Pajak properti yang harus dibayar pemilik rumah adalah pajak bea perolehan hak atas tanah atau bangunan. Pajak ini dikenakan kepada pembeli dan diatur dalam Undang -Undang No.21 Tahun 1997.

Itulah pajak-pajak properti yang harus dibayar oleh pemilik rumah lengkap dengan jumlah prosentasenya, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon maaf komentar dimoderasi untuk mengurangi SPAM. Terima kasih sudah berkunjung dan meninggalkan KESAN :)